Manfaat Buah Asam Jawa untuk Kesehatan Tubuh

Sebagai salah satu rempah pilihan yang sering digunakan dalam bumbu masakan, asam jawa ternyata menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda. Buah ini banyak diolah dalam bentuk jamu dan permen. 

Penasaran apa saja keistimewaan dari asam jawa? Simak ulasannya di bawah ini. 

Manfaat asam jawa bagi kesehatan 

Buah yang mempunyai kombinasi rasa asam dan manis ini sering digunakan sebagai alternatif pengobatan di berbagai belahan dunia.

Kandungan polifenol pada asam jawa memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan yang dapat membantu mengatasi penyakit tertentu, apa saja?

1. Memperlancar sistem pencernaan

Asam jawa yang juga dikenal dengan sebutan tamarin dipercaya dapat menjadi obat pencahar alami karena kandungan serat yang ada di dalamnya.

Asam jawa mengandung 6 gram serat tidak larut sehingga membuat feses Anda jadi lebih mudah untuk melewati usus.

Menurut sebuah penelitian tahun 2011 tentang manfaat asam jawa bagi kesehatan manusia, memperlihatkan adanya asam kalium pada buah ini. Ini membuatnya efektif jadi obat pencahar.

Selain itu, ditemukan pula bahwa anak-anak di Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit. Biasanya, mereka mencampur buah masam yang belum matang dengan jus jeruk nipis atau madu. 

Oleh karena itu, minum minuman yang mengandung asam jawa diyakini bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit. 

2. Menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asam jawa mengandung polifenol seperti flavonoid yang bersifat antioksidan bagi tubuh. Hal tersebut dibuktikan melalui sebuah penelitian yang melibatkan binatang percobaan untuk melihat efek ekstrak tamarin terhadap hewan yang mempunyai kolesterol tinggi. 

Uji coba tersebut menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan LDL dari jaringan saraf. 

Maka itu, antioksidan yang ada pada buah ini dinilai dapat membantu menurunkan bahaya oksidatif pada kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 

3. Mengelola diabetes

Bagi para penyandang diabetes mungkin sudah tidak asing lagi dengan manfaat asam jawa untuk mengendalikan diabetesnya.

Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat. 

Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi, yaitu 28 gram. 

Meskipun kandungan gulanya cukup tinggi, magnesium yang terkandung di dalamnya memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes. 

4. Membantu menurunkan berat badan

Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa menurunkan berat badan. 

Seperti yang dilansir dari sebuah jurnal seputar efek tumbuhan Asia terhadap kesehatan manusia, asam jawa termasuk dalam kategori buah yang dapat menurunkan risiko obesitas. 

Obesitas merupakan kondisi ketika kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan adiposa (lemak).

Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan. 

Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksitikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh. Walaupun mungkin dampaknya tidak begitu besar, asam jawa juga dapat menekan nafsu makan Anda karena terdapat peningkatan kadar serotonin.

Akan tetapi, masih diperlukan penelitian yang benar-benar mendukung manfaat asam jawa terhadap kesehatan manusia sebagai obat alami penurun berat badan.  

5. Membantu melindungi organ hati

Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang dibawanya. Obat ini diketahui dapat melindungi organ hati mereka.

Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem anti peradangan untuk organ hati. 

Alkohol dan zat perusak organ liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis (proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh).

Pada hewan yang mengalami kecanduan alkohol akut pun terlihat bahwa asam jawa memiliki efek anti-apoptosis yang membantu melindungi liver. 

Maka itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver. Walaupun demikian, belum ada penelitian yang membuktikan efek asam tamarin terhadap organ hati manusia. 

Manfaat asam jawa atau tamarin untuk kesehatan sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa minum jamu atau makan makanan yang mengandung asam jawa dapat meningkatkan kesehatan mereka.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan kebenaran tersebut. Jika Anda ragu, cobalah berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *